Kamis, 03 Juni 2010

Yang Ku Sayang


pic by : Marubi

Dikau selayak luapan ungu didalam botol kaca bak bidadari terbang di tepian jurang.
Tersenyum manja dan meliuk-liuk bagai bunga matahari yang mengikuti cahaya semesta nisbi.
Aku hanya melirih ketika melihatmu bermain-main dengan peranakan kucing sakit.
Dan tertegunlah mendung dimataku ketika kutatap sorot bak anak kucing tak berdosa.

Engkau bagai apotik yang selalu bersinar 24 jam non stop..haha..
Mengobati luka dengan canda rayuan hingga selalu merindu satu mata kanan ku untuk tertutup.
Terpukau sebait iblis berkaca mata hitam merancu dan meramu racun.
Semoga aku dan nestapa berpisah selamanya

untuk Melayang jauh seperti layang-layang yang kita mainkan sore itu..
untuk Alam menyambut yang bersolek indah dengan gincu dibibirnya
untuk Rasa yang mencangkul dalam ke bumi nurani..
untuk Untaian rasa yang sempat parkir didepan rumah kita
untuk Bertubi-tubi luka yang menjebak ruang-ruang ramai damai
untuk Ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih sekali buangeti..

Untukmu Yang Ku Sayang..
Dedikasi energi,
Ruang sang waktu
dan semua apa yang ku lakukan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar