Rabu, 30 Desember 2009

On The Night Like This

MOCCA - on the night like this

On the night like this
There’s so many things I want to tell you
On the night like this
There’s so many things I want to show you

Cause when you’re around
I feel safe and warm
When you’re around
I can fall in love every day

In the case like this
There are a thousand good reasons
I want you to stay…

Minggu, 27 Desember 2009

Listrik Mati


Selaras malam yang berbisik kepada matahari...
Ku bisikkan padamu bunga2 tidur dari persemayaman abu2 gelora sanubari
Lumpur hiduplah yang menyeret hembusan kata itu menuju sela2 kepala..
Seharusnya tidak bergerak agar aku tak tenggelam dalam semrawut coklatnya..
Mengental, meleleh dan gumpalan es telah luluh..

Disuatu saat aku tidak tau kenapa
Dipunggung beban bergejolak
Dicipratan cahaya membara
Dilangkah gontai tak berarah
Diayakan jaring
Disuram masa lampau
Disitulah terproses semilir nafas yang ternyata tidak terdengar
Dikau seperti tau sisi2 lemah kami.
Ya.."kami" bukan hanya aku tapi begitulah kami menyebut diriku.
Dan jika kau tanyakan pada mereka "Apa yang kau lihat??"
Mereka akan menjawab "Mereka..."

Hahaha..tertawalah sekuntum mawar menenembus sinyal2 diseantero negri..
Malaikat dengan sayap kanan kiri yang bimbang bagaimana dan kemana mengepakkan sayap..
Putih bulu2mu tak akan rontok..Dan rintik2 hujan takkan berani menghindar jika benar engkau menyukai mereka..Selama masih bisa terlihat bunga matahari serta kurasakan aroma siang malam menembus kulit..Di bumi aku berpijak disitulah diriku berada..Masih berkutik sibuk dengan "Mimpi Diatas Lusuh Sandal Jepit".

Tepat setelah Maghrib..
Lampu telah menyala, terdengar lagi lirik lagu bercengkrama dengan suasana..
Dan ketika kuatnya otot2 aroma feromon benar2 mencengkram lampu2 mata
Aku hanya berharap perisai2 tetaplah kokoh.
Hingga tetap terjaga karya masa depan yang begitu futurustik, canggih, fantastik dan fenomenal..Hahaha..

Yakinkan gigiku untuk selalu terlihat..
"Benu Dharmo"

Senin, 07 Desember 2009

Hantu Narsisismo




Belum pernahlah itu, memang tak suka itu atau entah tidak bisa membusungkan dada dengan rupa kusut..takut akan pembohongan publik..tapi kurasa sesekali tak apalah..Hehehe..

Suntuk berhari menjalani kekosongan ruang, melamun sudah cukup banyak, dalam balon lamunan telah tersusun rencana matang dipentok mata hijau yang selalu saja membatasi posisi tidur untuk berubah- ubah sesuai selera. Entah sampai kapan, biarlah berguling- guling mengelinding seirama tarian munafik dulu. Sekarang saya sudah sembuh dari penyakit kronis yang melanda lambung.. Lecet pemberian jatuh sudah kering bahkan telah mreteli sendiri.. Warnanya pink di seluas lukanya ada bercak2 agak gelap. Panjangnya sekitar 12 cm.. Yah berbekas pun tak apalah, biarkan menjadi salah satu jejak- jejak lamunan hidup...wiihhh...

Tiba- tiba dumadakan..Seiring langkah matahari siang di atas kepala, ada sesuatu yang melesat lincah dilangit.. oh..ternyata pesawat.. Terdengar bisik daun kering, eh..ada tamu...Tertenteng kamera dan terfoto wajah dari sudut maksa., ekspresi wagu dihiasi benjolan2 lubang jerawat. Kali ini ditemani suara anak kambing sumbangan pemerintah yang kurasa proyek mengada- ada, dipaksakan, memaksa dan meleset. Bau intil dan kencing mereka berdua...Hmmm.. Mak Nyus...Ajiiipppp.....!!MAngstap..!!

Sudut fotogenik dari bingkai semrawut kota, melafalkan ayat2 narsisisme yang berlebihan dan semakin bergemuruh dimana2..Tersesat pada keagungan diri sendiri, munafik, egois, picik, licik, dan urik.. berwarna dari tinta kegalauan, resah gelimang resah gelisah, bingung lagi...dan terjadi sosok wagu serta lain- lain dan..

Memang kadang jauh lebih ganteng dari aslinya, lebih seksi, putih bening, manis dan seterusnya lain- lain bagai. Bisa dikategorikan pembohongan publik oleh fotogenik-nya seseorang atau dibagi menjadi beberapa level tangan- tangan urik licik yang memfotogenik-kan rupa buruk mblaker2...hehehe, cermat.. Hebat halus mulus, Ah!!au ah...