Senin, 07 Desember 2009

Hantu Narsisismo




Belum pernahlah itu, memang tak suka itu atau entah tidak bisa membusungkan dada dengan rupa kusut..takut akan pembohongan publik..tapi kurasa sesekali tak apalah..Hehehe..

Suntuk berhari menjalani kekosongan ruang, melamun sudah cukup banyak, dalam balon lamunan telah tersusun rencana matang dipentok mata hijau yang selalu saja membatasi posisi tidur untuk berubah- ubah sesuai selera. Entah sampai kapan, biarlah berguling- guling mengelinding seirama tarian munafik dulu. Sekarang saya sudah sembuh dari penyakit kronis yang melanda lambung.. Lecet pemberian jatuh sudah kering bahkan telah mreteli sendiri.. Warnanya pink di seluas lukanya ada bercak2 agak gelap. Panjangnya sekitar 12 cm.. Yah berbekas pun tak apalah, biarkan menjadi salah satu jejak- jejak lamunan hidup...wiihhh...

Tiba- tiba dumadakan..Seiring langkah matahari siang di atas kepala, ada sesuatu yang melesat lincah dilangit.. oh..ternyata pesawat.. Terdengar bisik daun kering, eh..ada tamu...Tertenteng kamera dan terfoto wajah dari sudut maksa., ekspresi wagu dihiasi benjolan2 lubang jerawat. Kali ini ditemani suara anak kambing sumbangan pemerintah yang kurasa proyek mengada- ada, dipaksakan, memaksa dan meleset. Bau intil dan kencing mereka berdua...Hmmm.. Mak Nyus...Ajiiipppp.....!!MAngstap..!!

Sudut fotogenik dari bingkai semrawut kota, melafalkan ayat2 narsisisme yang berlebihan dan semakin bergemuruh dimana2..Tersesat pada keagungan diri sendiri, munafik, egois, picik, licik, dan urik.. berwarna dari tinta kegalauan, resah gelimang resah gelisah, bingung lagi...dan terjadi sosok wagu serta lain- lain dan..

Memang kadang jauh lebih ganteng dari aslinya, lebih seksi, putih bening, manis dan seterusnya lain- lain bagai. Bisa dikategorikan pembohongan publik oleh fotogenik-nya seseorang atau dibagi menjadi beberapa level tangan- tangan urik licik yang memfotogenik-kan rupa buruk mblaker2...hehehe, cermat.. Hebat halus mulus, Ah!!au ah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar